Selasa, 01 Juni 2010

Kemampuan Berhitung Anak Minum Susu Lebih Bagus

If you're seriously interested in knowing about news, you need to think beyond the basics. This informative article takes a closer look at things you need to know about news.
Bogor (ANTARA) - Kemampuan berhitung anak-anak yang mengkonsumsi susu lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak minum susu dan pertumbuhan tinggi badan juga lebih cepat.

Pakar gizi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Hardinsyah, MS mengatakan di Bogor, Selasa, berdasar hasil penelitian di Kenya, skor berhitung anak-anak lebih baik pada kelompok anak yang diberi daging dan susu.

"Konsumsi susu juga berhubungan dengan pertumbuhan linear atau tinggi badan dan kepadatan tulang," kata Hardinsyah dalam seminar mengenai susu segar di kampus IPB, Darmaga, Kabupaten Bogor.

Tingkat kecerdasan dan pertumbuhan linear tersebut akan semakin bagus jika didorong dengan stimulasi dari luar.

Seminar serupa digelar secara serentak di lima universitas yaitu IPB, Universitas Andalas, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, dan Universitas Hasanudin, untuk memperingati Hari Susu Nasional.

Ketua Pergizi Pangan Indonesia itu mengatakan, berdasar hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2007, 36,8 persen atau empat dari 10 anak Indonesia memiliki tinggi badan kurang.

"Masalah ini bukan hanya terkait rendahnya konsumsi susu saja tetapi masalah gizi secara lebih luas. Konsumsi susu terbukti mampu mendorong pertumbuhan tinggi badan," katanya.

So far, we've uncovered some interesting facts about news. You may decide that the following information is even more interesting.

Ia mengatakan, sebaiknya anak-anak minum susu satu atau dua gelas sehari.

Sementara itu, pakar nutrisi ternak IPB, Prof Toto Toharmat mengatakan, konsumsi susu di Indonesia masih rendah hanya 10,47 kg per kapita per tahun.

"Konsumsi susu di Malaysia dua kali lipat dari kita, Jepang empat kali lipat dan AS 10 kali lipat lebih banyak," katanya.

Produksi susu segar di Indonesia saat ini hanya mampu memenuhi sepertiga dari kebutuhan domestik yang mencapai dua juta ton.

"Sekitar 1,5 juta ton susu harus diimpor," katanya.

Produksi susu nasional tercatat 536.900 ton per tahun dengan populasi sapi perah sekitar 408 ribu ekor.

Kabid Produksi Peternakan dan Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Bogor, Bambang Megabudi mengatakan, populasi sapi perah di Kabupaten Bogor tercatat 5.500 ekor dengan produksi susu 26 ribu liter per hari.

Konsumsi susu di Kabupaten Bogor tercatat 4,7 gram per kapita per hari.

You can't predict when knowing something extra about news will come in handy. If you learned anything new about news in this article, you should file the article where you can find it again.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar