Sabtu, 22 Mei 2010

Pengobatan Herbal Atasi Stretch Mark

So what is news really all about? The following report includes some fascinating information about news--info you can use, not just the old stuff they used to tell you.
VIVAnews - Melahirkan dan memiliki bayi adalah sebuah anugerah yang tak ternilai bagi para ibu. Tapi banyak ibu yang mengeluh setelah berhasil menjalani proses kehamilan dan melahirkan.

Salah satu yang dikeluhkan adalah guratan garis halus atau strech mark yang singgah di beberapa bagian tubuh. Akibat timbulnya guratan garis halus yang biasa melekat di bagian perut, paha, lengan dan payudara itu, membuat rasa percaya diri banyak wanita menurun usai melahirkan.

Jika Anda termasuk wanita yang memiliki strech mark usai melahirkan, pertimbangkanlah untuk mengatasinya dengan pengobatan herbal.

Seperti dikutip dari laman Modernmom.com, menggunakan aromaterapi adalah salah satu pengobatan herbal yang bisa membantu melembabkan kulit dan mengurangi efek stretch mark.

Pada saat yang sama, proses dan aroma herbal aromaterapi tersebut bisa membantu relaksasi sehingga Anda dapat fokus mengatasi masalah strech mark yang mengganggu. Secara perlahan, strech mark yang melekat pada kulit akan pudar.

Think about what you've read so far. Does it reinforce what you already know about news? Or was there something completely new? What about the remaining paragraphs?

Namun, jika benar-benar ingin melakukan pengobatan herbal untuk mengatasi strech mark, ada baiknya Anda melakukan konsultasi kepada dokter ahli sebelum mencobanya.

Berikut langkah yang bisa Anda tempuh untuk mengusir strech mark:

Langkah 1: Campurkan 1 ons minyak kacang atau alpukat dengan lima tetes minyak esensial, dalam botol penetes.

 

Langkah 2: Teteskan beberapa cairan minyak ke kulit Anda dan fokuskan pada daerah yang terkena stretch mark.

  

Langkah 3: Lakukan pijatan lembut dengan minyak ke kulit Anda dan fokuskan di bagian perut. Gosokkan juga pada kaki, lengan, payudara dan di daerah-daerah yang berpotensi menimbun lemak. (adi)

Don't limit yourself by refusing to learn the details about news. The more you know, the easier it will be to focus on what's important.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar