Kamis, 22 April 2010

Penggemar Rela Tak Makan Demi Kemenangan Klub Mereka di Piala Dunia

Are you looking for some inside information on news? Here's an up-to-date report from news experts who should know.
Singapura (ANTARA/Reuters) - Apa yang akan anda korbankan untuk melihat negara anda menang dalam Piala Dunia? Makanan selama satu pekan! demikian hasil survei yang juga mendapati penggemar rela kehilangan anggota tubuh demi kemenangan tim mereka.

Sebanyak 51 persen responden jajak pendapat yang bersifat sindiran atas 20.000 orang yang tinggal di Amerika Utara tapi pujian dari negara yang tim mereka ikut dalam Piala Dunia 11 Juni-11 Juli, mengatakan mereka "bersedia kelaparan" selama satu pekan kalau itu dapat menghasilkan kemenangan bagi kesebelasan nasional mereka.

Lebih dari 40 persen responden "rela berhenti berkencan selama satu tahun", sementara tujuh persen mengatakan mereka "dengan senang hati akan meninggalkan pekerjaan mereka untuk melihat negara mereka meraih gelar tersebut".

Sebanyak empat persen responden "bahkan bersedia mengorbankan anggota tubuh mereka", katanya.

The more authentic information about news you know, the more likely people are to consider you a news expert. Read on for even more news facts that you can share.

Survei itu dilakukan oleh perusahaan internasional yang berpusat di AS, VIP Communication Inc (www.JoinVIP.com) sebelum pesta olah raga yang diikuti oleh 32 negara di Afrika Selatan tersebut.

Menurut jajak pendapat itu, mayoritas responden Inggris --93 persen-- "akan berhenti makan selama satu pekan" untuk melihat Inggris menang, sementara sebanyak 70 persen orang Italia "akan berhenti bekerja" demi kemenangan Italia.

Kebanyakan orang Amerika "bersedia mengorbankan rumah mereka", sementara warga Korea Selatan "siap mengorbankan kehidupan cinta mereka".

Dan siapakah orang yang paling tak rela membuat pengorbanan?

Survei tersebut mendapati hanya tiga persen orang Slowakia "akan mengorbankan apa saja" untuk meningkatkan peluang negara mereka meraih kemenangan.

It never hurts to be well-informed with the latest on news. Compare what you've learned here to future articles so that you can stay alert to changes in the area of news.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar