Senin, 12 April 2010

Virus Pemicu Kanker Serviks Juga Serang Pria

The only way to keep up with the latest about news is to constantly stay on the lookout for new information. If you read everything you find about news, it won't take long for you to become an influential authority.
VIVAnews - Human Papilloma Virus (HPV) tidak hanya menyerang wanita. Pria juga bisa membawa  HPV (carier) dan  menyebarkan virus tersebut ke pasangan. Pada beberapa kasus tertentu, HPV jenis tertentu menyerang alat kelamin pria.

Tapi, akibat yang terjadi dari serangan HPV pada pria tidak seganas wanita. Penyakit yang paling banyak diidap pria akibat HPV adalah kutil kelamin (genital warts) yang berbentuk jengger ayam. Inipun hanya sekitar 1 persen berdasarkan penelitian di Amerika Serikat.

Pria memiliki risiko lebih kecil dan cenderung tidak ada keluhan. Pria bisa menjadi pembawa virus dan menularkan pada wanita pasangannya, terang dr. Melissa Luwia dari Yayasan Kanker Indonesia dalam diskusi Kampanye dan Upaya Penanganan Kanker Serviks di Hotel Lumire Jakarta, Senin 12 April 2010.

Truthfully, the only difference between you and news experts is time. If you'll invest a little more time in reading, you'll be that much nearer to expert status when it comes to news.

Profesor Efren J. Domingo MD Ph.D, pakar kanker serviks dari Filipina mengungkapkan pria bisa membawa virus HPV dan menularkannya. Untuk mencegah penyebarluasan virus, pencegahan pada tahap primer sangat penting dilakukan di antaranya edukasi dan abstinance, monogami serta menggunakan kontrasepsi. Pencegahan lewat vaksinasi menjadikan program penyebaran virus HPV makin efektif.

Prof. Domingo merekomendasikan agar vaksin terhadap pria maupun wanita dilakukan sebelum memasuki usia aktif secara seksual. Di usia 9-10 hingga remaja disarankan agar melakukan vaksinasi. Vaksinasi terhadap pria membuat program pencegahan lebih efektif, ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan penelitian di Filipina, 20 persen remaja berusia 15 tahun di Filipina  mulai aktif secara seksual. Hal ini tentu saja membuat risiko remaja terkena kanker semakin tinggi.

Sedangkan bagi wanita maupun pria yang telah memasuki masa aktif seksual yang ingin melakukan vaksinasi HPV sebaiknya melakukan pemeriksaan apakah dalam tubuhnya menyimpan virus atau tidak. Setelah screening dan hasilnya negatif, pemberian vaksin akan memberi manfaat, katanya.

There's a lot to understand about news. We were able to provide you with some of the facts above, but there is still plenty more to write about in subsequent articles.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar